Jum’at, tanggal 1 Agustus 2008, setelah bangun tidur n mandi tepat jam 06.00 wib. bersama Sandi menjemput Bu Anas (selaku koordinator dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur untuk pelatihan SEA-EDUNET) serta ke SMKN 1 Surabaya menjemput Bu Endah dan Bu Tatik SMKN 2 Surabaya berangkat menuju P4TK Malang.
Tepat jam 07.30 Wib berhenti sarapan… nggak tahu dimana… tapi sekitar jln bypass udah dekat menuju Malang.
Sambil jalan saya minta tolong Sandi yang duduk di sampingku untuk mencari No HP Pak Wismanu untuk koordinasi masalah Vicon yang akan di broadcast dengan peserta P4TK Malang, Poltek Bali dan Seamolec, ternyata nggak bisa…. lalu ke Pak Eko Subiyantoro, eh sambung… akhirnya minta tolong n bantuannya untuk koordinasi dengan kawan-kawan guna acara tersebut… eh Pak Eko langsung tanggap dan menyampaikan ke Pak Prayit urusan sarana dan Pak Luqman yang memang yang di tugasi untuk pelatihan di P4TK Malang.
Sampai di P4TK Malang jam 8.30 Wib…. masih ada waktu untuk menghisap rokok… karena pembukaan jam 10.00 Wib. sambil ngobrol sama Pak Herman dan Arie dari SEAMOLEC membicarakan planning acara hari ini dan vicon nanti abis jum’atan. Eh HP ku bunyi… ternyata dari Pak Prayit (P4TK Malang), menginformasikan persiapan dan saya sampaikan mohon bantuan n dukungan pak, langsung Pak Prayit menjawab… udah kami siapkan Pak Zubeir… silahkan langsung di gedung baru dengan para teknisi kami yang di koordinir Pak Luqman. saya jawab… Yaa.. pak makasih… Akhirnya Saya dan Sandi menuju gedung baru di sebelah timur gedung utama P4TK Malang… dengan jalan nggak sampai 10 menit dengan mobil sampai gedung baru.
Kagetnya sampai sampai di gedung baru… ternyata link JARDIKNAS mati… yah buru-buru nanya… udah lapor telkom… sama teknisinya… udah pak… sejak kemarin… tapi belum ada perubahan… Akhirnya saya telpon Mas Bondan… jawabnya…. langsung ke pustekom aja mas…?? halah… akhirnya ke Dwi pustekom.. lama nggak ada respon…
Sandi punya inisiatip… telpon Paulus… minta di bantu… dan telpon orang telkom nggak jelas sm siapa… setelah beberapa menit… kurang lebih jam 11.15 Wib Jardiknas baru hidup.
Kemudian di coba… udah berhasil dengan 3 kota, malang, seamolec jakarta dan bali di poltek bali.
Ada Call… no belum dikenal… ternyata dari Pak Gatot HP yang sedang di Singapura menanyakan pelatihan dan Video Confrence bagaimana…? Setelah saya jelaskan sesuai cerita di atas… dan peserta berharap bertemu Bapak, ada kepastian dari Bapak Sabtu, 2 Agustus 2008 akan hadir di P4TK Malang.
eh jum’atan dulu…
Abis jum’atan… Diaz call saya kalau pointing di SMKN 1 Surabaya belum mendapatkan sinyal yang di harapkan karena masih 40 – 45 %. Yah bisanya menyemangati… aja… sabar aja… dan selalu optimis…
Makan dulu…
Jam menunjukkan pukul 13. 30 Wib… ada peserta menanyakan ke Pak Herman… lokasi dimana pak… Jawab Pak Herman… Dimana Pak Zubeir tempatnya… di gedung baru pak… kira-kira 750 meter dari ruang makan Bima Hall ini..
Akhirnya semua menuju gedung tempat Vicon dan broadcast setelah ada call dari Bu Anti kalau di Bali dengan pelatihan Kepsek udah mo di tutup. Kita buru-buru untuk segera koneksi untuk Video Confrence.
Apa daya… ternyata Polycom nya ngadat… tidak bisa mengeluarkan suara… untung P4TK malang ada 2 (dua) polycom, akhirnya di ganti dan lancarlah Video Confrence.
Materi Video Confrence penjelasan teknologi SEA-EDUNET dari Bu Anti dan Sindu Irawan, kemudian tanya jawab. eh masih banyak yang kecewa dengan Jardiknas masa lalu dengan Dinas Pendidikan walau hanya sekitar kurang dari 5 Kab/Kota di Jawa Timur dan yang banyak pasca pindah Pustekom banyak yang mati Jardiknasnya.
Disini saya juga ikut bantu menjelaskan… kebetulan saya juga salah satu diantara bapak-bapak yang menelorkan apa itu JARDIKNAS di Biro PKLN Depdiknas.
Kemudian di lanjutkan materi Pak Herman tentang kebijakan SEAMOLEC, dilengkapi dengan foto copy materi untuk action plan. Kemudian di lanjutkan tanya jawab.
Nah disini karena banyak Kepala Sekolah cerita masa lalu jardiknas hingga SEAMOLEC dan SEA-EDUNET arahnya agak teknis Pak Herman kurang paham Jardiknas jadi ramai.
Disini saya dapat call lagi… dari Diaz dan Johan kalau pointing di SMKN 1 Surabaya belum maksimal dan hanya mendapatkan 60 % sinyal SQF nya. Tambah nggak enak dan jadi tanggungan Saya dan Sandi… dan memutuskan menuju Surabaya lagi. Dan Saya meminta Diaz n Johan untuk pointing yang ada di SMKN 2 Surabaya. Tapi sebelum itu Bu Anas minta saya untuk menjelaskan dulu arah dan tujuan SEA-EDUNET serta fungsinya pada peserta.
Saya kemudian menjelaskan dengan presentasi teknologi multicast, apa itu SEA-EDUNET, peran dan fungsi mitra dengan manfaatnya di SEA-EDUNET. He he he.. Bapak-Bapak peserta ternyata sangat tertarik dan akhirnya tambah lagi yang pesen modem Hughes… akan tetapi minta jaminan kalau udah dilatih teknisinya dan tidak bisa koneksi maka meminta tim SEAMOLEC untuk mengkoneksikan.
Harapannya lagi, ada tim yang memikirkan konten kalau infrastruktur sudah ada jangan-jangan nantinya tidak ada isinya dan Bapak-bapak berharap bertemu Pak Gatot HP.
Sebelum menuju surabaya saya jelaskan, saat ini baru menyiapkan infrastruktur, dan saya infokan kalau Pak Gatot HP besuk akan hadir di kegiatan ini, silahkan yang belum jelas tanyakan kepada beliau, dan akhirnya kami pamit menuju Surabaya.
Berangkat Jam 17.00 Wib bersama Sandi dan Bu Anas (selaku koordinator 2 kegiatan di SMKN 1, karena koordinator 1 bu endah mewakili Pak Moed di Pelatihan Kepsek tentang SEA-EDUNET) dari P4TK (VEDC) Malang menuju Surabaya untuk persiapan besuk pagi nya Minggu, 3 Agustus 2008 Seminar Klub Guru yang dilakukan di 3 Kota (Telkom Malang, SEAMOLEC Jakarta dan (SMKN 1 dan SMKN 2) Surabaya dengan Video Confrence serta broadcast multicast, mau tidak mau Surabaya harus ON.
Dalam perjalanan Saya selalu call Diaz dan Sindu Irawan (di Bali) yang sama-sama membimbing (Diaz-Johan)bagaimana perkembangannya pointing di SMK N 2 Surabaya hasilnya belum seperti yang diharapkan.
Pengalaman baru bagi (Diaz-Johan) pointing parabola dengan rotator antena walau hanya naik turunnya masih tetap harus mengatur salah satu sisi dengan manual. Hampir sampai lokasi dapat berita call dari Diaz bahwa sinyal udah dapat 85 %, tapi belum bisa menerima broadcast dari Jakarta, Saya jawab… tunggu aja… kita udah mo sampai… 15 menit lagi. Alhamdulillah udah bisa 85 %, Berita ini saya sampaikan ke Sandi dan Bu Anas… syukurlah… tapi belum bisa terima broadcast… jawab Sandi… suruh tunggu aja…
Sampai SMKN 2 Surabaya, langsung di sambut Pak Jarwanto dan salah satu teknisi yang ada… sehingga ngobrol-ngobrol bentar akhirnya langsung mengamati dan melakukan setting. Yaah… call bentar si sandi ke Fazar… sehingga up juga ternyata setelah di ganti settingnya … SMKN 2 Surabaya ON terima broadcast